Nilai – Nilai Kebijaksanaan Soal Keuangan Dari Petuah Jawa Tanpa Harus Memainkan Judi Dadu Online 

Kebijaksanaan Soal Keuangan

Tahukah anda bahwa Negara kita memiliki ragam suku bangsa yang banyak dari Sabang sampai Merauke. Maka tak jarang penduduk pulau Jawa banyak yang merantau untuk mencari kesuksesan di tanah lain. Maka ketika orang Jawa sukses dalam karir dan keuangan mereka akan kembali ke Jawa menemui sanak keluarga.

Dalam kemajuan bangsa dari zaman belanda dahulu, suku Jawa lah yang menjadi tolak ukur bagi pembela bangsa di kala waktu penjajahan. Keistimewaan suku Jawa bahkan tak lekang oleh waktu hingga sekarang. Kehidupan yang diajaran turun temurun para leluhur Jawa ke anak cucunya yang menjadikan budaya Jawa tak mudah sirna walau diterpa isu modernisasi.

Sayangnya kini banyak orang di luar sana yang tak mengindahkan budaya masing-masing karena dianggap tidak modern, generasi muda lupa akan budayanya, seperti contohnya perkembangan era modern menepis bahwa game dadu online lebih mengasyikkan ketimbang permainan kelereng zaman dulu. Maka dari itu peran orang tua dan tokoh masyarakat  perlu untuk menyarankan kepada anak-anak agar jauhi permainan dadu online supaya terhindar dari lubang hitam perjudian.

Nilai-nila Pepatah Menurut Petuah Jawa Yang Bukan Untuk Berjudi Dadu

Dalam faktanya generasi muda enggan untuk melestarikan budaya dan tradisi karena dianggap kuno. Salah satu contoh perusak generasi muda adalah perjudian, diketahui bahwa permainan ini sudah ada sejak dahulu dan sekarang justru kian menjamur. Misalkan permainan judi dadu online yang baru-baru ini membuat para remaja muda terlena, untuk itu pemerintah melarang keras jauhi permainan dadu online di situs www.alexabet88.online karena sanksi yang diberikan akan berurusan dengan pihak kepolisisan. Hal tersebut bertolak belakang dengan budaya dan tradisi yang diberikan para petuah Jawa. Berikut nilai-nilai pepatah Jawa yang patut untuk dicontoh :

1. Alon Alon Waton Kelakon

Artinya dalam kehidupan baik mencari keuangan haruslah dengan proses dan tidak instan, seseorang harus berjalan secara bertahap dan sabar.

2. Ojo Milik Barang Kang Melok

Artinya jangan menjadi seseorang yang mudah tergiur dengan barang milik orang atau barang-barang yang terlihat mewah sekalipun.

3. Ojo kuminter Mundak Keblinger, Ojo Cidra Mundak Cilaka

Yang artinya jangan menjadi orang merasa paling pintar dalam segala hal serta jangan berprilaku curang agar hidupmu tidak celaka.

4. Ojo Dadi kacang Sing Lali kulite

Arti pepatah ini adalah jika kamu sudah menjadi orang yang sukses, janganlah kamu lupa pada orang yang mendukung di balik semua kesuksesan kamu.

5. Wong Sabar Rejekine Jembar. Wong Ngalah Uripe Berkah

Artinya ‘’orang sabar itu hidupnya akan penuh rejeki, orang yang mengalah akan dipenuhi dengan keberkahan’’

Pada dasarnya budaya Jawa sangatlah kental dengan tradisi dan budaya, setiap pengajaran yang ditanamkan memiliki arti tersendiri. Orang-orangnya terkenal dengan kelamah lembutan dan sabar serta tegas. Orang Jawa juga memiliki pepatah yang menjadi acuan bagi masayarakat Jawa. Dalam menjalani kehidupan suku Jawa, bagi segi sosial, kesehatan dan keuangan suku Jawa terbilang sukses. Maka tak ada salahnya jika sebaiknya sebagai generasi muda kita harus mencontoh hal baik dari pepatah Jawa.

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*